Thu Apr 16
Pramono Klarifikasi soal Naming Rights Halte untuk Parpol: Itu Cuma Bercanda
2026-04-16
HaiPress

Sempat singgung partai politik
Sebelumnya, Pramono sempat membuka peluang bagi siapa saja, termasuk partai politik, untuk mensponsori nama halte dan stasiun. Skema tersebut disebut sebagai upaya menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).Pernyataan itu disampaikan Pramono saat menghadiri perayaan Paskah bersama jemaat di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (10/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menyinggung transparansi penambahan PAD melalui komersialisasi penamaan fasilitas publik.Di hadapan Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Golkar Erwin Aksa dan Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua, Pramono juga melontarkan kelakar bahwa partai politik dapat ikut mensponsori fasilitas publik.“Ada halte namanya Nescafe, Teh Sosro, macam-macam semuanya siapa saja yang paling penting bayar. Bahkan kalau Golkar mau buat halte pun boleh, Pak Erwin, yang paling penting bayaran aja," kata Pramono disambut gelak tawa jemaat.iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang
Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.



